Mencermati Dinamika Politik dan Ekonomi Secara Global untuk Pengusaha

LaNyalla Mahmud Mattalitti, ketua DPD RI AA menyampaikan ajakannya kepada para pengusaha untuk dapat membaca dan juga mencermati perihal dinamika politik dan ekonomi global. Hal ini diharapkannya dapat membuat para pengusaha bisa lebih terbiasa dengan pola dari perubahan dunia bisnis yang saat ini semakin terasa cepat.

Ia merasa banyak pelaku usaha saat ini tidak siap dengan segala perubahan yang terjadi. Sehingga, jika ingin bertahan, mereka harus memiliki prinsip yang disebutnya dengan adaptasi. Inilah yang disampaikan oleh LaNyalla pada keterangannya saat menjadi pembicara kunci di Webminar Business Outlook 2022.

Di Webminar yang bertajuk Peran Kadin dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi dan Politik Global tersebut, LaNyalla juga mengatakan para pengusaha harus mulai untuk memikirkan roadmap adaptasi.

Mereka juga harus selalu membaca, mengikuti, dan mengerti perkembangan pola bisnis dengan cermat. Selain itu diharapkan untuk bisa membedakan manakah kesempatan bisnis yang bisa dikadikan pola baru atau mana yang hanya akan menjadi tren sesaat.

Sejak tahun 2015, ia mengatakan kalau sebelum adanya pancemi COVID-19, tren dari bisnis dan perkonomian global sebenarnya sudahlah berubah. Indonesia pada masa tersebut sudah memiliki pola kerja yang berubah, proses bisnis yang berubah, etika kerja yang berubah, dan bahkan SOP di dalam pekerjaan juga sudah berubah.

Hal lain yang disampaikannya pada webminar yang menjadi rangkaian dari Pelantikan Kadin Bojonegoro periode 2021-2026 ini adalah mengenai perubahan demografi kelompok pekerja dan kemajuan teknologi yang bisa menumbuhkan kelompok profesional baru yang disebutnya dengan “Digital Nomad”.

Setelah itu disusul dengan adanya istilah virtual Office, angel investor, start up, unicorn, dan hal lain sebagainya. Bisnis ini merupakan bisnis yang lintas batas dan memiliki ruang karena adanya perkembangan teknologi 5G.

Mungkin saat ini istilah tersebut masih asing di para pebisnis model lama, karena sampai saat ini mereka masih terfokus kepada dunia fisik. LaNyalla pun mengaku ia masih berpedoman kepada basis teritorial, sehingga masih berkutat dengan istilah yang ada di tata ruang dan tata wilayah, kawasan ekonomi khusus, kawasan 3T, ZEE, dan juga hal lain sejenisnya.

Perkembangan yang ada di Digital Nomad ini membuat landscape geopolitik menjadi berubah karena tuntutan dari perubahan aktivitas ekonomi. Lalu ini akan berdampak kepada tumbuhnya industri baru yang memiliki evaluasi lebih besar dari yang lama dan memiliki aset besar dan karyawan ribuan.

Fenomena ini diharapkan bisa terus berkembang dengan cepat karena adanya revolusi dari teknologi.

© 2022 Northwalesassociation - WordPress Theme by WPEnjoy